PT Polychem Indonesia Tbk (saham ADMG)

Logikamologi ADMG, si anak gajah





ADMG didirikan tahun 1986 yang memiliki ruang lingkup pekerjaan dalam bidang industri polyester chips, polyester filament, engineering plastik, engineeringbresin, ethylene glikol, polyester dan petrokimia, pertenunan, pemintalan dan industri tekstil.

Pada awalnya mendirikan divisi polyester tahun 1970, kemudian divisi kimia didirikan tahun 1989. Produksi polyester sendiri mulai berproduksi tahun 1980. Kemudian nylon dan glikol stylene mulai berproduksi tahun 1993. Kemudian tahun 1998 mulai memproduksi SBR dan diikuti oleh etoksilat tahun 1999.


ANAK USAHA

  1. PT Filamendo Sakti (92,9%), bergerak dalam bidang industri pembuatan nylon filament yarn, polyester chips, untuk bahan baku pembuatan kain nylon cord dan fiahing net yarn.


DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Presiden komisaris: Bacelius Ruru
Wakil Preskom: Hendra Soerijadi
Komisaris: Jusup Agus Sayono
Komisaris independen: Bambang Husodo

Presiden direktur: Sautama Hartarto
wakil presdir: Johan Setiawan
Direktur: Gunawan Halim
Direktur independen: Tarunkumar Nagendranat Pal


PEMEGANG SAHAM

  1. PT Gajah Tunggal Tbk sebesar 994.150.000 (25,56%)
  2. Provestment limited sebesar 1.925.414.417 (49,51%)
  3. PT Satya Mulia Gema Gemilang sebesar 405.356.593 (10,42%)
  4. Publik <5% sebesar 564.258.549 (14,51%)


SEJARAH PENCATATAN SAHAM

  1. Saham perdana @4.250 sejumlah 20.000.000 tanggal 20 oktober 1993
  2. Saham pendiri sejumlah 60.000.000 tanggal 20 oktober 1993
  3. Right issue I sejumlah 80.000.000 tanggal 25 november 1994
  4. Saham bonus sejumlah 160.000.000 tanggal 25 agustus 1995
  5. Right issue II sejumlah 800.000.000 tanggal 21 oktober 1996
  6. Stock split sejumlah 1.120.000.000 tanggal 10 november 1997
  7. Penambahan saham tanpa HMETD sebesar 1.649.179.559 tanggal 12 januari 2005



PABRIK


  1. Pabrik etylene glikol, pulo ampel, serang, banten
  2. Pabrik polyester, pabrik karawang di taman niaga karawang jawa barat dan pabrik tanggerang di cipondoh, tanggerang, jawa barat
  3. Nilon oleh PT filamendo sakti, komplek industri gajah tunggal, jatiluwung, tanggerang, banten



PRODUK DAN KAPASITAS

A. Kimia, terdiri dari: 
  1. Etylene glikol, memiliki kapasitas produksi 216.000 ton per tahun, produksi 2016 sebesar 198.161 ton dengan penjualan 100,3 juta usd. Berarti harga rata rata sebesar 506 usd per ton. Etylene glikol terdiri dari mono etylene glikol yang berproduksi sebesar 164.318 ton di 2016, di etylene glikol berproduksi sebesar 16.214 ton di 2016, tri etylene glikol yang berproduksi sebesar 16.698 ton di tahun 2016.
  2. Etoksilat, kapasitas produksi 80.000 ton per tahun, berproduksi sebesar 44.012 di tahun 2016 dengan pendapatan sebesar 55 juta usd. Berarti harga rata rata adalah sebesar 1.250 usd per ton.
B. Polyester
  1. Polyester chips melalui PT filamendo sakti, dengan kapasitas 21.600 ton per tahun, produksi 2016 sebesar 27.285 ton.
  2. Benang polyester, kapasitas 43.200 ton per tahun, produksi 2016 sebesar 20.000 ton, dengan pendapatan sebesar 6,1 juta usd, berarti harga rata rata 305 usd per ton.
  3. Serat polyester, kapasitas 43.200 ton per tahun, produksi 2016 sebesar 43.000 ton, dengan pendapatan 40,3 juta usd. Berarti harga rata rata adalah sebesar 937 usd per ton.
  4. Drawn texture yarn, kapasitas 21.600 ton per tahun, produksi 2016 sebesar 17.000 ton dengan pendapatan dengan pendapatan 44,8 juta usd. Berarti harga rata rata adalah sebesar 2.635 usd per ton.
C. Nylon
  1. Benang kain ban nylon, kapasitas 44.000 ton per tahun, produksi 2016 sebesar 14.155 ton dengan pendapatan 33,49 juta ton. Berarti harga rata rata adalah sebesar 2.366 usd per ton.
  2. Nylon chips, melalui anak usaha yaitu PT filamendo sakti dengan kapasitas 44.000 ton per tahun



Rencana 2017

  1. Kapasitas etylene glikol sejak desember 2016 sudah ditingkatkan menjadi 246.000 ton per tahun dan tahun 2017 akan kembali ditingkatkan 36.000 ton sehingga menjadi 282.000 ton per tahun. Tahun 2017 etylene glikol ditargetkan berproduksi sebesar 266.000 ton
  2. Peningkatan kapasitas polyester tahun 2017 sebesar 20.000 ton. Pandangan penulis yang ditingkatkan adalah serat polyester karena kapasita serat polyester yang sekarang adalah 43.200 ton per tahun dan sudah terpakai sebesar 43.000 ton.


Pendapatan dan produksi 2016

  1. Kimia, dengan kapasitas total 296.000 ton per tahun, (kimia + etoksilat), produksi sebesar 242.177 ton dengan pendapatan 155,3 juta usd. Berarti harga rata rata produk kimia adalah 641 usd per ton. Produksi kimia sendiri terdiri dari 81,8% etylene glikol dan 18,2% etoksitat.
  2. Polyester, dengan kapasitas 108.000 ton per tahun (diluar polyester chips dari anak usaha), dengan produksi sebesar 107.000 ton, dengan pendapatan sebesar 91,2 juta usd, maka harga rata rata adalah 852 usd per ton. Produksi polyester terdiri dari 25% benang polyester, 53,75% serat pokyester dan 21,25% drawn texture yarn.
  3. Nylon, dengan kapasitas 44.000 ton per tahun, produksi 14.155 ton dengan pendapatan sebesar 33,49 juta usd maka harga rata rata adalah 2.365 usd per ton.
  4. Bagian laba dari anak usaha PT felamindo sakti adalah sebesar 329.230 usd.



Pendapatan dan produksi 2017

Pada Q2 2017 pendapatan terdiri dari :
  1. Kimia, 110,1 juta usd. Dengan harga rata rata  641 usd maka produksinya adalah 110,1 jt usd / 641 usd = 171.762 ton. Produksi ini terdiri dari etylene glikol 81,8% x 171.762 = 140.500 ton dan etoksilat 18,2% x 171,762 = 31.260 ton.
  2. Polyester, 48,6 juta usd. Dengan harga rata rata 852 usd maka produksinya adalah 48,6 jt usd / 852 usd = 57.042 ton. Produksi ini terdiri dari benang polyester 25% x 57.042 = 14.260 ton, serat polyester 53,75% x 57.042 = 30.660 ton dan drawn textured yarn 21,25% x 57.042 = 12.121 ton.
  3. Nylon, 19,75 juta usd. Dengan harga rata rata 2.365 usd maka produksinya adalah 19,75 jt usd / 2.365 usd = 8.530 ton.



Bagaimana pendapatan akhir 2017?

Jika untuk mendapatan pendapatan akhir 2017 dengan mengalikan dua pendapatan di Q2 2017, itu terlalu mudah dan tidak akan pernah berhasil. Karena, terbentur oleh kapasitas produksi. Mari kita mulai.
  1. Etylene glikol memiliki kapasitas 216.000 ton. Produksi sampai Q2 adalah 140.500 ton. Jika dikalikan dua tentu saja berlebih. Diakhir 2016 perusahaan sudah meningkatkan kapasitas menjadi 246.000 ton dan tahun 2017 akan ditingkatkan lagi 36.000 ton sehingga menjadi 282.000 ton. Di akhir tahun 2017 ditarget bisa memproduksi 266.000 ton. Dengan harga rata rata 506 usd per ton berarti pendapatannya adalah 134,6 juta usd.
  2. Etoksilat, memiliki kapasitas produksi 80.000 ton dengan harga rata rata 1.250 usd per ton. Pada sesi tanya jawab publik exspose, perusahaan akan memaksimalkan produksi kimia sampai 100% di 2017. Kita anggap 90% kapasitas Berarti produksi 2017 adalah 80.000 ton x 90% = 72.000 ton dengan pendapatan 72.000 x 1.250 usd = 90 juta usd.
  3. Benang polyester, memiliki kapasitas 43.200 ton per tahun dengan harga rata rata 305 usd per ton. Pada Q2 produksinya sebesar 14.260 ton (kalau disetahunkan 66% kapasitas). Kita asumsikan produksinya 70% kapasitas maka produksinya 70% x 43.200 = 30.240 ton. Maka pendapatan 30.240 x 305 = 9,2 juta usd.
  4. Serat polyester, memiliki kapasitas 43.200 ton per tahun dengan harga rata rata 937 usd. Produksi Q2 adalah 30.660 ton. Jika dikalikan dua tentu tidak bisa karena terbentur kapasitas. Tahun 2017 perusahaan menyatakan akan meningkatkan kapasitas polyester sebesar 20.000 ton. Sehingga kapasitas menjadi 63.200. Jika 2017 produksi 100% kapasitas maka pendapatannya menjadi 63.200 x 937 = 59,2 juta usd.
  5. Drawn textured yarn, memiliki kapasitas 21.600 ton per tahun dengan harga rata rata 2.635 usd. Produksi Q2 adalah sebesar 12.121 ton. Kalau disetahunkan akan melebihi kapasitas. Berarti produksi adalah 21.600 dengan pendapatan 21.600 x 2.635 = 56,9 juta usd. 
  6. Benang kain nilon, memiliki kapasitas 44.000 ton dengan harga rata rata 2.365 usd. Pada Q2 produksinya 8.350 ton berarti jika stabil produksi setahunnya 16.700 ton dengan pendapatan 16.700 x 2.365 = 39,5 juta usd.

Kalau kita total semua pendapatan akan menjadi 389,4 juta usd (ada kenaikan sebesar 39% dari 2016).



Bagaimana dengan laba?

Beban yang paling besar adalah bahan baku dengan besaran 75% dari produksi. Sedangkan beban diluat itu relatif tetap. 

Dengan pendapatan sebesar 389,4 juta maka bahan baku adalah 75% x 389,4 juta = 292.1 juta usd. Jika kita anggap beban lainnya rata rata tahun 2016  dan 2015 yaitu sebesar 90 juta usd maka laba/rugi tahun 2017 adalah sebesar 389.4 - 292,1 - 90 = laba 7,3 juta di akhir 2017. 

Kalau kita rupiahkan dengan asumsi 1usd = 13.300 maka akan menjadi 7,3 jt x 13.300 = 97,1M dengan jumlah saham edar sebesar 3,9 M maka EPS di akhir tahun 2017 adalah 24 per lembar.

Mungkin hanya ini yang bisa ditulis, lebih dan kurang mohon dimaafkan.

BACA JUGA:
Logikamologi PT gajah tunggal tbk


No comments: