Batubara di perut BUMI

Logikamologi tambang batubara PT Bumi Resources Tbk





Bumi merupakan salah satu perusahaan pertambangan batubara terbesar di indonesia. Disamping memiliki cadangan dan sumber daya batubara yang paling besar, bumi juga masih mengokohkan diri menjadi perusahaan batubara dengan produksi terbesar di Indonesia.

Bumi sendiri sebenarnya tidak hanya bergerak di batubara tapi ada juga di sektor minyak, mineral ataupun gas batubara. Namun kali ini kita hanya membahas batubaranya ya untuk menjawab rasa penasaran, berapa sebenarnya cadangan batu bara bumi.


ANAK USAHA


  1. Forerunner International Pte Ltd (100%) memiliki anak usaha yaitu Indo Coal resources (70%), Distributor batubara
  2. Sangata Holding Limited (100%)
  3. Enercoal Resources Pte Ltd (100%)
  4. Bumi Capital Pte Ltd (100%)
  5. Bumi Investment Pte Ltd (100%)
  6. Eterna Capital Pte Ltd (100%)
  7. Bumi Netherland BV (100%)
  8. Kalimantan Coal Limited (99,9%)
  9. Gallo oil Ltd (100%), pertambangan minyak
  10. PT Sitrada Coal (99,99%), memiliki anak usaha yaitu PT Kaltim Prima Coal (26%), pertambangan batubara
  11. PT Lumbung Kapital (99,8%), memiliki anak usaha yaitu PT MBH Minera Resources (99,97%), pertambangan batubara; PT Citra Jaya Nurcahya (99,95%), pertambangan batubara; PT Bintang Minerals Resources (99,96%), pertambangan batubar
  12. PT Bumi Resources Mineral Tbk (35,73%)
  13. PT Citra Prima Sejati (100%), memiliki anak usaha yaitu: PT Buana Minera Harvest (99,26%), pertambangan batubara; PT MBH Mining Resources (99,2%), pertambangan batubara; PT Mitra Bisnis Harvest (99,69%), pertambangan batubara
  14. PT Bumi Resources Invesment (100%), memiliki anak usaha yaitu: PT Green Resources (99,5%); Pendopo Coal Ltd (89%) memiliki anak usaha PT Alphard Resources (89%) yang memiliki anak usaha PT Indah Alam Raya (89%) dan memiliki anak usaha lagi yaitu PT Pendopo Energi Batubara (84,55%) yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara.
  15. PT Arutmin Indonesia (70%), pertambangan batubara
  16. PT Kaltim prima CBM (100%), pertambangan gas metana batubara
  17. PT Arutmin Prima CBM (100%), pertambangan gas metana batubara
  18. PT Kaltim prima Coal (25%), pertambangan batubara
  19. Indocoal KPC Resources (51%)
  20. PT Indocoal kalsel Resources (70%)
  21. PT Indocoal Kaltim Resources (51%)
  22. PT Visi Multi Artha (30%)
  23. PT Artha Widya Persada (30%)
  24. Zurich Asset International Ltd (80%)
  25. PT Darma Henwa Tbk (31,34%)


Karena yang kita bahas adalah batubara, maka kesampingkan dulu yang lain, karena hakekatnya BUMI adalah perusahaan batubara. Anak usaha yang bermain di batubara antara lain:


  1. PT MBH Minera resources (99,97%), berlokasi di ogan komering ulu selatan, memiliki cadangan 62.11 juta ton. Saat ini masih dalam proses peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP produksi.
  2. PT Citra Jaya Nurcahya (99,95%), berlokasi di Lahat, memiliki cadangan 70,43 jt ton. Saat ini masih dalam proses peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP produksi
  3. PT Bintan Minerals Resources (99,96%), berlokasi di ogan komering ulu selatan, memiliki cadangan 131,73 juta ton. Saat ini masih dalam proses peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP produksi
  4. PT Buana Minera Harvest (99,26%), berlokasi di ogan komering ulu, memiliki cadangan 184,75 juta ton. Saat ini masih dalam proses peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP produksi
  5. PT MBH Mining Resources (99,2%), berlokasi di banyuasin, memiliki cadangan 134,85 juta ton. Saat ini masih dalam proses peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP produksi
  6. PT Mitra Bisnis Harvest (99,69%), berlokasi di ogan komering ulu dan banyuasin dengan cadangan masing masing sebesar 38,25 juta ton dan 424,08 juta ton. Saat ini masih dalam proses peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP produksi
  7. PT pendopo Energi Batubara (84,55%), berlokasi di muara enim dengan cadangan 1.306 juta ton dengan sumberdaya 2.300 juta ton dengan kandungan 2400 kkal per kg


Dari sekian banyak anak usaha, hanya 2 yang beroperasi yaitu:
  1. PT Kaltim Prima Coal (KPC/51%). KPC memiliki luas wilayah produksi sebesar 90.938 hektar di Sangatta dan Bengalon, kabupaten kutai timur, kalimantan timur. Per akhir maret 2014, sangatta memiliki sumber daya 7.573 juta ton dengan cadangan 783 juta ton. Bengalon memiliki sumberdaya 1.528 juta ton dan cadangan 210 juta ton. Total KPC sumberdaya 9101 juta ton dan cadangan 993 juta ton.
  2. PT Arutmin indonesia (70%), memiliki luas wilayah produksi sebesar 59.261 hektar yang mengelola beberapa tambang per desember 2012 yaitu: senakin sumber daya 397 juta ton, cadangan 10 juta ton, Satui sumber daya 250 juta ton cadangan 41 juta ton, batulicin sumberdaya 171 juta ton, cadangan 14 juta ton dan eccocoal sumberdaya 1.431 juta ton cadangan 204 juta ton. Total arutmin memiliki sumberdaya 2249 juta ton dan cadangan 269 juta ton. 

Perlu diketahui bahwa dari sumberdaya batubara harus dilakukan penelitian lebih lanjut, sebelum menjadi cadangan. Hasilnya pun belum tentu semua sumberdaya bisa menjadi cadangan. Jadi prosesnya masih panjang. Berarti kita pikirkan yang nyata nyata saja ya yaitu Cadangan batubara.



PANDANGAN MASA DEPAN

Dari tambang Arutmin, sisa cadangan per tahun 2012 adalah sebesar 269 juta ton. Arutmin sendiri rata rata menambang 28,5 juta ton per tahun. Jika kita anggap produksi arutmin sama dari tahun 2012-2017 maka sisa cadangannya adalah sebesar 269 - 28,5x5 = 126,5 juta ton sampai akhir 2017.

Dari tambang KPC, sisa cadangan per maret 2014 adalah sebesar 993 juta ton. KPC rata rata menambang sebesar 58,3 juta ton per tahun. Jika kita anggap produksi KPC sama dari tahun 2014 maka sisa cadangan saat ini adalah sebesar 993 - 58,3 x4 = 759,8 juta ton.

Rata rata produksi Batubara BUMI adalah sebesar 86,8 juta ton per tahun.

Jika tahun 2018 produksi akan ditingkatkan menjadi 100 juta ton (naik 15.2%), dengan asumsi arutmin dan kpc juga ditingkatkan sebesar 15,2% maka produksi arutmin akan menjadi 33 juta ton dan kPC menjadi 67 juta ton. 

Berarti cadangan arutmin akan habis setelah 3,8 tahun anggap pada tahun 2021. Cadangan KPC sampai 2021 adalah sebesar 759,8 juta ton - 67x4 = 492 juta ton. Mengingat tahun 2021 produksi arutmin habis, maka jika menginginkan pertumbuhan pendapatan per tahun maka produksi sebesar 100 juta ton akan dipindah ke KPC. Sehingga perkiraan produksi KPC akan habis tahun 2026. Jika produksi lebih dari 100 juta ton per tahun, maka kemungkiman akan lebih cepat dari itu.


Berapa perkiraan nilai per lembar cadangan batubara BUMI?

Tahun 2016 harga jual rata rata batubara KPC adalah 48,6 usd per mt dengan biaya produksi 27 usd per mt. Kemudian untuk arutmin harga jual batubara rata rata adalah sebesar 24,3 usd per mt dengan biaya produksi sebesar 19 usd per mt.

Dengan cadangan KPC sebesar 759,8 juta ton berarti nilainya adalah 759,8 jt x 48,6 usd = 36,9 M usd atau sekitar 498 T. Dengan kepemilikan sebesar 51% berarti nilai tersisa 253T. Sedangkan arutmin nilainya adalah 126,5 jt x 24,3 usd = 3,1M usd atau sekitar 41,8 T. Dengan kepemilikan sebesar 70% maka nilai tersisa 29,3T. Sehingga total nilainya adalah 253 T + 29,3 T = 282,3 T. Dengan asumsi rata rata NPM dikelasnya sebesar 14% maka nilai bersih cadangan = 14% x 282,3T = 39,5T. Dengan jumlah saham sebesar 65,38 M lembar maka nilai bersih cadangan per lembar saham adalah sebesar 39,5T/65,38M = 604 per lembar. Ini untuk seluruh cadangan ya. 

Atau kasarannya setiap 1 pemegang saham bernilai sebesar 759,8 jt ton x 51% + 126,5 jt ton x 70% = 476 jt ton dibagi 65,38 milyar lembar = 0,007MT per lembar atau 7 kg batubara per lembar. Hihihi.... Hitungan batubara aja ya karena yang lain mungkin sudah digadaikan.

Jika tahun 2017 produksinya 100 juta ton, berapa perkiraan EPS nya?

Jika produksi 2017 sebesar 100 juta mt maka seperti diatas produksi KPC 67 juta ton dengan pendapatan 67 jt x 48,6 usd = 3256 jt usd atau 44T dengan kepemilikan 51% berarti tersisa 22,4T. Arutmin perkiraan produksi 33 jt mt dengan pendapatan 33 jt x 24,3 usd = 802 jt usd atau 10,8 T. Dengan kepemilikan 70% tersisa 7,56T. Jika digabung menjadi 30T. Dengan asumsi NPM dikelasnya 14% maka laba menjadi 4,2T. Dengan saham edar 65,38 M maka eps diperkirakan 64 per lembar.

Bagaimana dengan cadangan milyaran ton di sumatera?

Tidak kalah dengan cadangan di kutai, sumatera pun memiliki cadangan batubara yang sangat besar. Terutama PT pendopo energi batubara. Namun batubara yang ada di sumatera adalah batubara kalori rendah dengan kandungan 2400 kkal per kg. 

Batubara kalori rendah itu sebenarnya tidak efektif untuk ditambang. Karena dengan biaya yang sama tapi harga jualnya jauh dari batubara kalori tinggi yang ada di kalimantan. 

Apa yang paling bagus dilakukan untuk batubara kalori rendah?


Yang paling bagus adalah membangun pembangkit listrik mulut tambang.

Pembangkit listrik batubara, proses pembangunannya paling cepat 30 bulan untuk masa konstruksi saja. Belum termasuk perijinan dan proses desain dan penyiapan dana. Nah, jika batubara KPC kita anggap habis tahun 2026 dan kita asumsikan pembangunan pembangkit selesai dalam waktu 3 tahun, maka tahun 2021 BUMI melalui pendopo energi batu bara atau anak perusahaan yang lain di sumatera, harus mulai menyiapkan diri untuk mulai melakukan persiapan pembangunan. Sehingga saat batubara kpc habis, batu bara d sumatera sudah bisa berproduksi.

Pembangkit listrik batubara sendiri membutuhkan biaya 1000 usd per kilowatt listrik. Memang ini merupakan biaya yang besar ya. Apalagi jika kita melihat kepemilikan bumi di KPC yang hanya sebesar 51% tentu akan mengurangi laba yang didapat atau tidak akan mungkin membangun pembangkit dengan mengandalkan laba KPC.

Melihat cadangan batubara pendopo energi batubara yang luar biasa besar, anggap saja bahwa bumi berniat membangun pembangkit listrik mulut tambang dengan kapasitas 1000MW maka akan dibutuhkan dana 1milyar usd. Atau sekitar 13,5 T. 

Trus, dari mana kemungkinan dananya? Tidak ada yang tau, karena seperti kita ketahui bersama, bumi merupakan salah satu perusahaam yang jago menggalang dana. Jadi kita tunggu saja, atraksi apa yang akan ditampilkan untuk membangun pembangkit mukut tambangnya.

Begitulah kira kira, lebih dan kurang mohon dimaafkan.

2 comments:

Unknown said...

Terimakasih Pak sharenya, nice post. Namun ada beberapa pertanyaan yang ingin kami ajukan jika berkenan di jawab akan sangat membantu kami, bisa kami emailkan? tolong di bantu email nya? terimakasih.

PT.MITRA KAUR PERMAI said...

Kepada Yth

Kontractor / Suplier

Di Tempat

Perihal : Penawaran Bank Garansi dan Asuransi Tanpa Agunan

Dengan Hormat,

Perkenal Kami dari PT. MITRA KAUR PERMAI Tlp: (021) 4754596 ATAU (021) 4754327 hunting Hp: 0813-8571-2097 A/N Febry fransisco S.Kom Perusahaan kami telah resmi di tunjuk untuk memasarkan produk Surety Bond & Bank Garansi tanpa Agunan), di mana Bank Garansi dan Asuransi yang kami tawarkan telah di terima di instansi Pemerintah maupun instansi Swasta, Untuk Bank BCA, BANK BII, BANK SinarMas, Bank BTN & BANK BNI, dll bisa kami terbitkan untuk semua jaminan tanpa agunan ( Non Collateral ) Tanpa Buka Rekening.

JAMINAN PEMBAYARAN ( Bisa di terbitkan dengan insurancee )

Sifat Dasar Usaha : MELAYANI PENERBITAN BANK GARANSI & ASURANSI TANPA AGUNAN ( NON COLLATRAL )

Penjelasan Ringkas!! Surety Bond & Bank Garansi adalah suatu bentuk penjaminan dimana Surety

( perusahaan asuransi) atau Bank ,menjamin Principal ( kontraktor/ vendor/ supplier) akan melaksanakan kewajiban atas suatu prestasi/ kepentingan kepada Obligee sesuai kontrak/ perjanjian antara Principal dan Obligee.

A. Jaminan Penawaran ( Bid Bond ) : Menjamin Obligee apabila Principal yang telah dinyatakan sebagai pemenang tender tidak bersedia menanda tangani kontrak atau tidak dapat menyerahkan jaminan pelaksanaan dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Obligee. Nilai jaminan berkisar antara 1 % sd.

3 % dari harga penawaran

B. Jaminan Pelaksanaan ( Perfomance Bond) : Menjamin Obligee apabila

Principal yang telah menandatangani kontrak pelaksanaan kerja, mengundurkan diri atau memutuskan kontrak secara sepihak atau bersama sama dari kedua belah pihak yaitu antara Obligee dengan principal. Nilai jaminan berkisar antara 5 % sd. 10 % dari Nilai Proyek.

C. Jaminan Uang Muka ( Advance Payment Bond) : Menjamin Obligee apabila Principal tidak dapat mengembalikan atau memperhitungkan uang muka yang telah diterima pada awal kontrak kepada Obligee sampai dengan proyek selesai.Nilai jaminan berkisar antara 10 % sd. 30 % dari Nilai Proyek.

D. Jaminan Pemeliharaan ( Maintenance Bond) : Menjamin Obligee apabila Principal tidak melaksanakan kewajibannya memperbaiki kerusakan yang terjadi setelah pelaksanaan pekerjaan selesai sesuai ketentuan dalam kontrak. Nilai jaminan berkisar antara 5 % sd. 10 % dari Nilai Proyek. PeriodeJaminan(Insurance Period) :

Jangka waktu Surety Bond sesuai dengan jangka waktu perjanjian / kontrak yang dibuat antara Penerima Jaminan (Obligee) dengan Terjamin ( Prinsipal)

E . LINES OF INSURANCE

- Marine Cargo Insurance

- Marine Hull Insurance

- Personal Accident Insurance

- Engineering Insurance ( CAR, EAR, MB )

- All Risk Insurance dll

Kami memberikan kemudahan Untuk Penerbit Jaminan Bank Gransi & Surety Bond , termasuk di luar pulau jawa, di antara nya SUMATRA, SULAESI, KALIMANTAN ,dll Sila kan Henghubungi Perusahaan kami.

PT. MITRA KAUR PERMAI

Dev. Marketing

Febry Fransisco S.Kom

HP. 0813-8571-2097, Office : 021– 4754596 Fax : 021- 4754327

E-mail : febryfransisco28@gmail.com

E-mail : pt.mkp28@gmail.com

Alamat : Jl. Cipinang bunder jakartaraya jaka-tim