Analisis PT KMI Wire And Cable Tbk (saham KBLI)

KBLI, Kabel Metal yang benar benar metal




Saat ini pemerintah Indonesia sedang gencar mengembangkan proyek pembangkit listrik 35.000 MW, Pembangunan infrastruktur di segala bidang, pertumbuhan kota mandiri dan kawasan industri di banyak daerah di Indonesia.

Dari rencana pengembangan proyek tenaga listrik 35.000 MW sendiri dibutuhkan kurang lebih 220 pembangkit, 730 transmisi yang meliputi 75.000 tower, 1400 gardu induk serta 2600 travo dengan panjang kebutuhan konduktor aluminium mencapai 300.000 km.

Salah satu perusahaan yang akan kena dampak positif dari proyek tersebut adalah PT KMI Wire and Cable Tbk.




SEJARAH

KBLI didirikan pada tahun 1972 berdasarkan undang-undang penanaman modal asing dengan mitra dari jerman. Pada tahun 1974, perusahaan mulai memproduksi kabel listrik tegangan rendah dan kabel telp di lahan seluas 10 Ha di cakung jakarta timur. Pada tahun 1995, Perusahaan mulai memproduksi kawat aluminium dan tembaga yang merupakan bahan utama pembuatan kabel. Pada tahun 2010, perusahaan berhasil mengembangkan Aluminium conductor with composite core (ACCC). kemudian tahun 2015, perusahaan mulai mengembangkan kabel tegangan tinggi 150kv.

Berdasarkan anggaran dasar, perusahaan memiliki ruang lingkup pekerjaan dalam bidang pembuatan kabel dan kawat aluminium dan tembaga serta bahan baku lainnya beserta seluruh komponen, suku cadang, aksesori yang terkait dan perlengkapannya, termasuk tehnik rekayasa dan instalasi kabel.


DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Presiden Komisaris : Sudrajat
Wakil Preskom : Herman Nursalim
Komisaris : Christopher Chan Siew Choong, Asep Kusno
Komisaris Independen : Todo Sihombing, Rasidi

Presiden Direktur : Tony Wongsonegoro
Wakil Presdir : Ng Haker Larson
Direktur Independen : Lim Fui Liong
Direktur : Dede Suhendra




PEMEGANG SAHAM

  1. BP2 SG s/a BNP Paribas Singapore Branch sejumlah 209.876.100 (5,237%)
  2. Denham Pte Ltd sejumlah 1.996.750.899 (49,829%)
  3. Publik kurang dari 5% sejumlah 1.800.608.108 (44,934%)


SEJARAH PENCATATAN SAHAM

  1. Saham perdana @3.500 sebanyak 10.000.000 tanggal 6 juli 1992
  2. Saham pendiri sebanyak 40.000.000 tanggal 6 juli 1992
  3. Right issue 1 @4.400 sebanyak 20.000.000 tanggal 23 juni 1993
  4. Saham bonus sebanyak 70.000.000 tanggal 16 juni 1994
  5. Right issue 2 sebanyak 140.000.000 tanggal 7 januari 1997
  6. Stock split sebanyak 280.000.000 tanggal 22 desember 1997
  7. Panambahan saham tanpa HMETD sebanyak 2.515.000.000 tanggal 2 januari 2003
  8. Penambahan saham tanpa HMETD sebanyak 932.235.107 tanggal 7 agustus 2007





ANAK USAHA

PT Langgeng Bajapratama

KBLI memiliki satu anak usaha yaitu PT Langgeng Bajapratama (60%) yang bergerak dalam bidang industri pembuatan kawat baja. PT Langgeng Bajapratama diakuisisi dari PT Gajah Tunggal Prakarsa dengan nilai 163,9M pada tanggal 22 Juni 2017.

PT Langgeng Bajaprata didirikan pada tahun 1991 dan mulai beroperasi produksi pada tahun 1997. Pabriknya sendiri memiliki luas 9 Ha terletak di kawasan MM2100 bekasi dengan kapasitas produksi 36.000 ton per tahun. PT Langgeng Bajapratama merupakan produsen kawat baja dan kawat terbesar di Indonesia.




PRODUK


A. Konduktor
  1. Konduktor aluminium untuk jaringan transmisi udara
  2. Konduktor tembaga untuk grounding, feeder udara

B. Kabel listrik tegangan rendah (sampai dengan 1 kv)
  1. Kabel building untuk instalasi dalam gedung
  2. Kabel fleksibel untuk instalasi yang memerlukan fleksibilitas
  3. Kabel terselubung untuk instalasi yang memerlukan penambahan pelindung mekanis

C. Kabel listrik tegangan menengah 1kv - 35 kv untuk instalasi bawah tanah dengan perlindungan mekanis dan penahan penetrasi air serta untuk jaringan distribusi dan koneksi pasokan.

D. Kabel listrik untuk aplikasi khusus
  1. Kabel fire resistance untuk sirkuit tahan api atau sistem alarm tahan api
  2. Kabel flame retardant untuk bangunan dengan resiko kebakaran tinggi
  3. Kabel kontrol dan instrument untuk sistem pengendalian dan instrument
  4. Kabel khusus lain seperti kabel petir, kabel termo kopel dan kabel bandara

E. Kabel tegangan tinggi 36 kv-150 kv

F. Aluminium conductor with composite core (ACCC) tegangan sampai 500 kv


KAPASITAS PRODUKSI PER TAHUN



A. Kabel listrik tembaga 30.000 MT
  1. Tegangan rendah 23.000 MT
  2. Tegangan menengah 3.000 MT
  3. Tegangan tinggi 4.000 MT
B. Kabel listrik Aluminium 20.000 MT
  1. Tegangan rendah 11.500 MT
  2. Tegangan menengah 7.500 MT
  3. Tegangan tinggi 1.000 MT
C. Produk peleburan  30.000 MT
  1. Kawat tembaga 15.000 MT
  2. Kawat aluminium 15.000 MT
D. PT Langgeng Bajapratama yaitu kawat baja 36.000MT


PANDANGAN MASA DEPAN



KBLI adalah salah satu perusahaan di indonesia yang akan diburu oleh para investor. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut, antara lain :
  1. KBLI adalah perusahaan yang terus berekspansi dan mengembangkan diri dari tahun ke tahun. Produknya pun terus diperbanyak setiap tahun seperti misalnya : kabel instrumen (th 2001), kabel fleksible (2002), kabel tahan api (2003), kabel flame retardant (2003), Konduktor aluminium tahan panas (2004), kabel berjaket nilon (2005), kabel thermo couple extension (2006), kabel rubber (2007), Kabel aluminium solid sector (2008), Konduktor ACCC (2010), konduktor dull finish dan kabel copper tin (2011) dan kabel tegangan tinggi (2015) serta akuisisi PT Langgeng Bajapratama (2017).
  2. KBLI memiliki laba dan EPS yang terus bertumbuh tiap tahun. Tahun 2014 EPS nya sebesar 17, tahun 2015 sebesar 29, tahun 2016 sebesar 83 dan pada Q2 2017 sebesar 56 (jika disetahunkan menjadi 112). Disamping itu deviden yang dibagikan oleh perusahaan juga bertumbuh tiap tahun yaitu tahun 2014 sebesar 4 per lembar, tahun 2015 sebesar 7 per lembar dan tahun 2016 sebesar 10 per lembar.
  3. Kapasitas produksi yang masih besar dibandingkan dengan jumlah produksi. Pada tahun 2016, kabel listrik tembaga yang memiliki kapasitas produksi 30.000 MT, diproduksi sebanyak 15.883 MT. Kabel listrik aluminium yang memiliki kapasitas 20.000 MT, diproduksi sebanyak 12.462 MT. Jadi perusahaan masih memiliki peluang yang besar untuk meningkatkan produksi dan pendapatan tanpa harus memikirkan peningkatan kapasitas.



Berapa pendapatan KBLI jika produksi kabel dimaksimalkan sesuai kapasitas?

Sebagai tahap awal kita cek dulu berapa harga per MT untuk kabel tegangan rendah, kabel tegangan menengah, kabel tegangan tinggi dan produk lain-lain. Pada tahun 2016, KBLI memiliki jumlah produksi dan pendapatan sebagai berikut :
  1. Kabel tegangan rendah sebesar 22.377 MT dengan penjualan sebesar 2.075M maka harga dasar nya adalah 92.730.000 per MT
  2. Kabel tegangan menengah sebesar 5.180 MT dengan penjualan sebesar 593M maka harga dasarnya adalah 114.480.000 per MT
  3. Kabel tegangan tinggi sebesar 332 MT dengan penjualan sebesar 69M maka harga dasarnya adalah 207.830.000 per MT
  4. Produk lain-lain sebesar 1.105 MT dengan penjualan sebesar 75M maka harga dasarnya adalah 67.870.000 per MT

Dari data diatas dapat dihitung jumlah pendapatan jika produksinya dimaksimalkan sesuai dengan kapasitas sebagai berikut :
  1. Kabel tegangan rendah memiliki kapasitas 33.500 MT x 92.730.000 = 3.106 M
  2. Kabel tegangan menengah memiliki kapasitas 10.500 MT x 114.480.000 = 1.202 M
  3. Kabel tegangan tinggi memiliki kapasitas 5.000 MT x 207.830.000 = 1.039 M

Total sebesar 5.347 M dan ini masih diluar produk lain lain dan dari anak usaha ya. Dengan asumsi NPM adalah 17% maka labanya adalah sebesar 909M dan EPS menjadi 227 per lembar. Guedeeeee polllllllll.....


Berapa perkiraan pendapatan 2017 dengan melihat produksi pada Q2 2017?



Pada Q2 2017, KBLI memproduksi kabel sebagai berikut:
  1. Kabel tegangan rendah sebanyak 942 M berarti produksinya sebesar 10.158 MT (Q1=4.322MT) berarti selama Q2 ada peningkatan produksi dari Q1 sebesar 35% 
  2. Kabel tegangan menengah sebanyak 326,5 M berarti produksinya sebesar 2.852 MT (Q1=2.204MT) berarti selama Q2 ada penurunan produksi dari Q1 sebesar -70,6%
  3. Kabel tegangan tinggi sebanyak 5M berarti produksinya sebesar 24 MT (Q1=7MT) berarti selama Q2 ada peningkatan produksi dari Q1 sebesar 280%
  4. Produk lain-lain sebanyak 17M berarti produksinya sebesar 250MT (Q1=182MT) berarti selama Q2 ada penurunan produksi dari Q1 sebesar -62,6%

Melihat data diatas, maka KBLI harus bekerja lebih keras untuk mencapai target pertumbuhan dibandingkan dengan tahun 2016 terutama untuk memasarkan kabel tegangan tinggi yang memiliki kapasitas yang besar tapi masih minim penjualan. 

Total pendapatan Q2 2017 sendiri adalah sebesar 1.290 M yang jika disetahunkan menjadi 2.580 M. Tapi jangan lupa, pada 2017 ini perusahaan mengakuisisi PT Langgeng Bajapratama yang memiliki kapasitas produksi kawat baja dan kawat sebesar 36.000 MT ton per tahun. Dengan asumsi produksi selama 2017 adalah sebesar 50% dari kapasitas atau sebesar 18.000 MT dan asumsi harga jual 700 usd per ton (harga kawat baja china 700 usd per MT, sedangkan harga kawat baja kratau steel sekitar 1.200 usd per MT) maka pendapatannya adalah sebesar 170 M dan dengan kepemilikan sebesar 60% maka pendapatan yang diterima adalah 102 M. Sehingga total pendapatan menjadi 2.682M dengan asumsi NPM 17% maka labanya 455M dan EPS menjadi 113 per lembar.




BERITA POSITIF UNTUK KBLI

KBLI sudah memenangkan tender untuk proyek PLN sampai akhir 2017 yaitu :
  1. PLN distribusi untuk kabel tegangan rendah dan menengah sebesar 400M
  2. PLN transmisi untuk transmisi udara sebesar 900 M
  3. PLN unit bisnis untuk kabel tegangan tinggi sebesar 500 M
Sampai 30 Juni 2017, penjualan ke PLN adalah sebesar 587 M dan jika kontrak diatas bisa diselesaikan sampai akhir tahun maka akan menambah pendapatan dalam jumlah besar.

Berhubung kepala saya sudah berputar dan pening, Mungkin hanya ini yang dapat ditulis. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan.




1 comment: