Rumor saham INTA

PT Intraco Penta tbk pasca right issue





Saat right issue juni 2017 kemaren, INTA yg melepas 1,16M lembar saham dengan harga pelaksanaan 200, berhasil meraup dana sebesar 232,62M. Keseluruhan dana digunakan untuk mengakuisisi 30% saham PT petra unggul sejahtera (PUS).

Komposisi pemegang saham PUS saat ini adalah :


  1. Batam power ventures Pte. Ltd (10%)
  2. China huadian engineering (60%)
  3. PT Intraco penta tbk. (30%)

PUS adalah pemegang 90% saham PT TJK power yg mengoperasikan PLTU tanjung kasam batam dengan kapasitas 2x55 MW. Sedangkan sisanya (10%) dimiliki oleh PLN.

MARI BERHITUNG

Kapasitas 2x55MW = 110 MW. Asumsi beban terpakai 80% dan beroperasi selama 24 jam penuh selama setahun, maka energi yang dihasilkan = 110MW x 1000 x 80% x 24jam x 365 hari = 770.880.000 kwh per tahun. Berapa harga jualnya ?

Tahun 2009 PLN sepakat untuk membeli listrik dari PLTU tanjung kasam batam dengan harga 424 per kwh, dengan asumsi kurs 9000. Kalau dalam usd = 424/9000 = usd 0,0047 per kwh. Dengan asumsi kurs sekarang 13.500 berarti harga sekarang 635 per kwh. 

Dari sini dapat dihitung pendapatan setahun dari PLTU tanjung kasam = 635x770.880.000. Kwh/th = 489,5 M/th. Pendapatan PT petra unggul sejahtera (kepemilikan 90%) = 489,5M x 90% = 440,5M. Dengan kepemilikan INTA di PUS sebesar 30% maka pendapatn yg bisa diakui oleh INTA = 30%x440,5M = 132,15M. 

Dengan akuisisi senilai 232,6M bisa menghasilkan pendapatan berulang sebesar 132,15M per tahun. Mantabbbb

Begitulah kira kira.
Kurang atau lebih mohon dimaafkan.






No comments: