Yuk, berhitung (saham BULL)

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)





Bull memiliki 17 kapal, yaitu:
  1. MT Brotojoyo DWT 59.643 MT
  2. MT Dewayani DWT 3.560 MT
  3. MT Dewi Sri DWT 3.557 MT
  4. MT Gandhini DWT 32.042 MT
  5. MT Bull Papua DWT 106.122 MT
  6. MT Bull Sulawesi DWT 109.579 MT
  7. MT Olympus 1 DWT 34.826 MT
  8. MT Bull Flores DWT 37.383 MT
  9. MT Bull 155 DWT 109.280 MT
  10. MT Bull Sumbawa DWT 31.632 MT
  11. MT Bull Kalimantan DWT 106.548 MT
  12. MT Gas Komodo DWT 56.875 MT
  13. MT Gas Maluku DWT 5.761 MT
  14. MT Gas Natuna DWT 3.213 MT
  15. MT Tirtasaru DWT 5.877 MT
  16. MT Bull Sumatera DWT 106.560 MT
  17. MT Bull Kangean DWT 38.850 MT

Total DWT 851.308 MT.


Pandangan Q1 2018

Pada Q1 2018, bull memperoleh pendapatan sebesar 21.105.573 usd dan laba sebesar 3.363.964 usd. Sehingga, NPM adalah sebesar 15,9%. Dengan total DWT sebesar 851.308 MT maka rata rata pendapatan per kapal adalah 21.105.573 x4/17 = 4.966.017 usd per tahun atau 13.605 usd per hari atau 99,17 usd per 1 DWT per tahun atau 0.272 usd per 1 DWT per hari. 


Nilai ROB

Nilai ROB adalah besaran yang dapat dibagikan ke setiap pemegang saham jika seluruh kapal dijual ke tukang bongkar dan tukang timbang. Hihihi......

DWT adalah sebesar 851.308 MT. Tinggi terbenam kapal = DWT + LWT. 
DWT = 70% tinggi terbenam kapal dan LWT = 30% tinggi terbenam kapal. Sehingga, LWT = 30/70xDWT. Dengan DWT sebesar 851.308 MT maka LWT = 30/70 x 851.308 MT = 364.846 MT. 

Jika kita asumsikan harga borongan kapal sebesar 6.000 per kilogram (harga pasaran besi rongsokan sekitar 4.000 per kilogram. Karena didalam kapal ada mesin, kabel, pipa dll maka kita asumsikan 6.000 per kilogram) maka harga jualnya adalah sebesar 364.846.000 kg x 6.000 = 2.189M. Jika kita hitung utang sebesar 2,1T dan cash sebesar 291M maka masih ada sisa sebesar 2.189M - 2,1T + 291M = 380M. Dengan jumlah saham edar sebesar 7.3M maka sisa penjualan rongsokan yang dapat dibagikan ke pemegang saham adalah sebesar 52 per lembar. 


Pandangan 2018

Rata rata sewa kapal BULL adalah sebesar 16.000 usd - 17.000 usd per kapal per hari.
Berarti dengan jumlah 17 kapal, dalam setahun ada pendapatan sebesar 17.000 usd x 365 hari x 17 kapal = 105.485.000 usd. Dengan asumsi usd = 14.500 rupiah maka pendapatannya adalah sebesar 1.530M. Dengan NPM 15,9% maka laba adalah sebesar 243M. Dengan jumlah saham edar sebesar 7.3M lembar maka EPS 33.3 per lembar. 

Rata rata DWT per kapal adalah 851.308MT / 17 = 50.000MT. Sehingga, harga sewa rata rata per 1 DWT adalah sebesar 17.000usd / 50.000 MT = 0.34 usd per 1 DWT per hari atau 124,1 usd per 1 DWT per tahun.


Pandangan masa depan

Dari PUT I, bull membeli 4 kapal dengan total DWT 283.591 MT terdiri dari7:
  1. MT Bull sumatera DWT 106.560 MT
  2. MT Bull Kangean DWT 38.850 MT
  3. MT Bull Sumbawa DWT 31.633 MT
  4. MT Bull Kalimantan DWT 106.548 MT

Dari hasil PUT II, bull berniat membeli kapal minimal, minimal sejumlah PUT I. Kita asumsikan sejumlah 4 kapal dengan DWT 290.000MT, sehingga total DWT menjadi 1.141.000 MT.

Dengan pendapatan rata rata per 1 DWT per tahun sebesar 124,1usd maka pendapatannya adalah sebesar 1.141.000 MT x 124,1 usd = 141.598.100 usd. Dengan asumsi usd 14.500 maka pendapatannya adalah sebesar 2.053 M. Dengan NPM 15,9% maka labanya adalah 326,4M dan dengan jumlah saham edar sebesar 7,3M maka EPS adalah sebesar 44,7 per lembar. 

Dengan DWT sebesar 1.141.000 MT maka nilai LWT = 30/70x1.141.000 = 489.000 MT. Jika dijual rongsokan seharga 6.000 per kilo maka akan ada oendapatan sebesar 2.934M. Dengan jumlahnutang sebesar 2,1T maka sisanya adalah 834M. Dan jika dibagi ke seluruh pemegang saham maka akan didapat nilai sebesar 114 per lembar. 


Apa yang menarik dari bull?

Pendapatan utama bull itu berasal dari pertamina. Seperti kita tau, pertamina di tahun 2018 ini sudah mengambil alih tiga blok minyak, yaitu:

  1. Blok Rokan yang memiliki produksi 200.000 barel per hari.
  2. Blok Sanga sanga yang memiliki produksi 10.753 barel per hari.
  3. Blok Mahakam yang memiliki produksi 47.000 barel per hari. 

Dari ketiga blok ini, ada peluang yang sangat besar untuk bisnis perkapalan didalam negeri terutama kapal minyak dan gas. 

Disamping itu, perusahaan kapal juga sedang bersiap untuk menaikan tarif sewa kapal di kuartal IV 2018 dan kuartal I 2019 seiring dengan musim dingin. 

Mungkin hanya ini yang bisa ditulis. Dan ini hanya berdasarkan pandangan penulis ya, bukan ajakan untuk membeli. Karena, keputusan membeli ada ditangan anda.

No comments: