Rumor saham MITI

Perkiraan Kinerja PT Mitra Investindo Tbk Tahun 2018





Berapa perkiraan laba MITI 2018?

Pada tahun 2017, Penjualan minyak MITI sebesar 28,67M dengan volume penjualan sebesar 64.730 barel. Harga minyak pada tahun 2017 adalah berkisar 49,15 USD per barel. Rugi usaha penjualan minyak tahun 2017 adalah sebesar -2,36M.

Pada tahun 2016, penjualan minyak MITI sebesar 23,85M dengan volume penjualan sebesar 65.200 barel. Harga minyak pada tahun 2016 adalah berkisar 37,3 USD per barel. Rugi usaha penjualan minyak tahun 2016 adalah sebesar -15,52M




Mari kita cek BEP

(tulis tangan aja ya, blom bisa bikin grafiknya)

BEP = 37,3 + (11,85/13,16 x 15,52) = 51,27 USD per barel. Pada tahun 2017, jumlah beban lain lain (dari blok linda sele dan diluar benakat barat) adalah sebesar 1,8M dan pajak sebesar 3,6M, yang jika ditotal sebesar 5,4M dan jika dibagi dengan produksi minyak sebesar 64.730 barel maka jumlahnya adalah sebesar 83.400 per barel. Dengan asumsi USD sebesar 14.000 maka didapat 6 USD per barel. Jadi total BEP adalah sebesar 51,27 + 6 =  57,27 USD per barel dibulatkan menjadi 57,5 USD per barel.

Data di atas adalah berdasarkan produksi Blok Linda Sele di Papua, yang memproduksi minyak 205 barel per hari. Kita asumsikan produksi 2018 sama dengan tahun 2017 atau sebesar 64.700 barel dibulatkan 65.000 barel.

Disamping itu, MITI memiliki 23,44% di Benakat Barat. Benakat barat sendiri memiliki 90 sumur. Dari jumlah tersebut baru 40 sumur yang berproduksi dengan volume sebesar 552 barel per hari atau 13,8 barel per hari per sumur. Jika ditahun 2018 dari 90 sumur semua berproduksi maka volume adalah sebesar 1.242 barel per hari atau 453.330 barel per tahun. Dengan kepemilikan sebesar 23,44% maka produksi yang bisa diakui adalah sebesar 106.200 barel.

Jika ditotal Blok Linda Sele dengan Benakat Barat maka jumlah produksi adalah sebesar 106.200 + 65.000 = 171.200 barel.

Jika tahun 2018 kita asumsikan harga rata rata minyak sebesar 70 USD per barel, dengan BEP sebesar 57,5 USD per barel, maka keuntungannya adalah sebesar 12,5 USD per barel. Dengan jumlah produksi sebesar 171.200 barel maka labanya adalah sebesar 2.140.000 USD atau sebesar 30M (asumsi USD 14.000). Dengan saham edar sebesar 1.4M maka eps adalah sebesar 21,4 per lembar.

Selain Blok Linda Sele dan Benakat Barat, ada satu lagi yang dimiliki MITI yaitu Blok Garung, Kalimantan Tengah. Blok ini akan dikelola oleh Mentari Garung Energy Ltd (anak usaha MITI), yang memenangkan tender kerjasama bagi hasil dengan SKK Migas. Kontrak kerjasama ini berlaku selama 30 tahun dimulai sejak 22 Mei 2015. Bagaimana kalau ini juga berproduksi?

Mungkin hanya ini yang bisa ditulis. Lebih dan kurang mohon dimaafkan Dan ini hanya rumor ya, bukan ajakan untuk membeli, karena segala keputusan membeli dan menjual ada di tangan anda.

No comments: