Rumor saham MGNA

PT Magna Investama mandiri Tbk






Pada tanggal 8 September 2018, MGNA mengakuisisi 94,1% saham PT Padi Unggul Indonesia dari Sutan Agri Resources Private dengan nilai 170.319.463.200.

Pada tanggal 6 November 2017, MGNA berubah nama dari PT Magna Finance Tbk menjadi PT Magna Investama Mandiri Tbk.

Kemudian pada tanggal 20 November 2017, telah diumumkan bahwa MGNA telah mengalami perubahan klasifikasi industri, dari lembaga pembiayaan (Keuangan) menjadi tanaman pangan (Pertanian) dan berlaku efektif mulai 4 Desember 2017.


PT Padi Unggul Indonesia (PUI)




PUI didirikan pada 2 Agustus 2007, yang pada awalnya merupakan sebuah perusahaan modal asing dan berlokasi di Desa Karang Tengah Prandon, Ngawi, Jawa Timur.

PUI memiliki penggilingan padi dengan kapasitas 200.000 ton gabah kering panen (GKP). Pabrik penggilingan PUI memiliki 3 fasilitas utama yaitu :
  1. Fasilitas penerimaan dan pengeringan gabah
  2. Fasilitas penyimpanan gabah dengan kapasitas 6 silo x 3.000 ton (18.000 ton)
  3. Fasilitas penggilingan gabah dengan kapasitas 200.000 ton gabah kering panen per tahun

Dalam setahun, PUI akan menghasilkan 100.000an ton beras dan akan dijual dalam kemasan dengan Merk Tanak dan Ngawiti Mas.


Apa yang menarik dari PUI?



  1. Kebutuhan GKP berasal dari area 1 yaitu Ngawi, Madiun, Magetan. Area 2 yaitu Sragen, Karanganyar, Sukoharjo. Area 3 yaitu Purwodadi, Bojonegoro, Tuban. Area 4 yaitu Nganjuk, Jombang, kediri, Ponorogo dengan kebutuhan 200.000 ton GKP per tahun. Ngawi sendiri sebagai lokasi penggilingan PUI memiliki produksi GKP 500.000 ton per tahun. Sedangkan jawa tengah dan Jawa Timur memiliki produksi GKP sebesar lebih dari 6 juta ton per tahun. Jadi peluang untuk mendapatkan GKP masih terbuka lebar.
  2. Adanya kesepakatan kerjasama antara PUI dengan bank BRI dan PT Sejahtera Giri mandiri yang merupakan perusahaan lokal yang mewadahi kelompok tani untuk memasarkan hasil taninya kepada PUI. Sedangkan BRI yang akan memberikan modal bagi petani untuk membeli bibit, pupuk ataupun kebutuhan pertanian lainnya.
  3. Memiliki pabrik penggilingan padi dengan kapasitas 200.000 ton GKP per tahun
  4. Menjual beras premium dengan merk Tanak dan Ngawiti Mas


Berapa peluang pendapatan 2018?



Pada Q3 2017, ada pendapatan dari penjualan sebesar 127,8M (setelah dikurangi diskon). PUI sendiri diakuisisi tanggal 8 September 2017. Berarti dalam sebulan pendapatan beras sebesar 127,8M (131,8M sebelum dikurangi diskon sebesar 3%).

Secara teori dari gabah kering panen (GKP) menjadi gabah kering giling (GKG) adalah sebesar 86,02%. Dan dari GKG menjadi beras adalah sebesar 62,74%.

Dengan kapasitas pabrik sebesar 200.000 ton GKP per tahun maka akan menghasilkan GKG sebesar 86,02%x200.000 ton = 172.040 ton. Dari GKG akan menghasilkan beras sebesar 62,74%x172.040 = 108.000 ton beras per tahun atau 9.000 ton beras per bulan. Sebagian beras PUI dipasarkan oleh PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR).

Harga rata rata beras PUI pada september 2017 adalah sebesar 14.650 per kilogram. 

Kemungkinan pendapatan MGNA pada akhir 2017 adalah sebesar pendapatan pada Q3 2017 (143,3M) ditambah pendapatan pada Q4 2017 sebesar 127,8Mx3bln = 383,4M sehingga menjadi 526,7M. Jika kita asumsikan NPM sama dengan HOKI sebesar 4% maka laba menjadi 21M dan dengan kepemilikan sebesar 94,1% maka laba adalah sebesar 19,8M dan EPS sebesar 19,8 per lembar.

Pada tahun 2018, dengan ditetapkannya harga eceran tertinggi (HET) untuk beras premium oleh pemerintah sebesar 12.000 - 13.000 per kilogram maka pendapatannya adalah 13.000 x 108.000 ton = 1.404M. dengan diskon sebesar 3% maka pendapatannya sebesar 1.362M. Dengan asumsi NPM 4% maka laba yang kemungkinan diperoleh adalah sebesar 54,5M dan dengan kepemilikan sebesar 94.1% maka labanya adalah sebesar 51,3M dan EPS sebesar 51,3 per lembar.

Perlu diperhatikan juga bahwa didaerah jawa timur dan jawa tengah biasanya 3 kali panen dalam setahun dan minimal 2 kali tergantung kondisi air. Masa panen raya dimulai bulan Januari, Mei, September. 

Mungkin hanya ini yang bisa ditulis, lebih dan kurang mohon dimaafkan. Dan ini hanya rumor ya, jadi keputusan beli dan jual ada ditangan anda masing masing.



No comments: