Analisis PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (saham MTWI)

SEBERAPA BESAR IPO MTWI MEMBAWA PENGARUH?








SEJARAH

MTWI didirikan tahun 1952 dengan nama PT Asuransi Wuwungan. Tahun 2011, Malacca Trust Limited melalui anak usahanya yaitu Batavia prosperindo international dan Batavia Properindo Finance menjadi pengendali dan MTWI berganti nama menjadi PT Malacca Trust Wuwungan Insurance.

MTWI sendiri menyedikan produk asuransi seperti asuransi kendaraan bermotor, asuransi harta benda, asuransi kecelakaan diri, asuransi pengiriman barang, asuransi perjalanan dan produk asuransi lainnya.


DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Komisaris Utama : Markus Dinarto Pranoto
Komisaris : DR. Ing. Ilham Akbar Habibie
Komisaris Independen : Suwarna
Komisaris Independen : Rini Setiawati

Direktur Utama : Vientje Harijanto
Direktur : Ir. Lis Syarifudin
Direktur : Harjanto
Direktur : Iwan Semiawan


PEMILIK PERUSAHAAN SEBELUM IPO

  1. PT Batavia Prima Investama sebesar 57,6%
  2. PT Batavia Prosperindo Finance Tbk sebesar 19,9%
  3. PT Lithadi Rekatama sebesar 6,56%
  4. Vientje Harijanto sebesar 5,66%
  5. Iwan Semiawan sebesar 3,92%
  6. Harjanto sebesar 3,05%
  7. Winanjaya Amidjojo sebesar 3,05%
  8. Ir. Iis Syarifudin sebesar 0,26%


PEMILIK PERUSAHAAN SETELAH IPO

  1. PT Batavia Prima Investama sebesar 45,9%
  2. PT Batavia Prosperindo Finance Tbk sebesar 15,86%
  3. PT Lithabi Rekatama sebesar 5,22%
  4. Vientje Harijanto sebesar 4,51%
  5. Iwan Semiawan sebesar 3,12%
  6. Harjanto sebesar 2,43%
  7. Winanjaya Amidjojo sebesar 2,43%
  8. Ir. Iis Syarifudin sebesar 0,22%
  9. Masyarakat sebesar 18,29%
  10. Karyawan sebesar 2,03%


REASURADUR DALAM NEGERI

  1. PT Reasuransi Nasional Indonesia
  2. PT Tugu Reasuransi Indonesia
  3. PT Maskapai Reasuransi Indonesia
  4. PT Asuransi Jasa Indonesia
  5. PT Asuransi Kredit Indonesia


PANDANGAN PERUSAHAAN

Beberapa pandangan yang menarik perhatian dari sisi keuangan antara lain :

  1. Dari sisi aset, tahun 2016 aset 266,5 M atau tumbuh sebesar 55% dibandingkan tahun 2015 sebesar 171,9M. Sebagai pembanding, aset perusahaan asuransi di indonesia rata rata tumbuh sebesar 20,4%. Berarti masih di atas rata rata ya. 
  2. Klaim bruto tahun 2016 sebesar 50,3 M tumbuh 96,4% dibanding tahun 2015 sebesar 25,6M dan tahun 2014 sebesar 36,6M
  3. Premi bruto tahun 2016 adalah sebesar 171,2M atau tumbuh 182,5% dibanding tahun 2015 sebesar 60,6M. Tahun 2016 premi bruto tumbuh 42,5% dibanding tahun 2014 sebesar 42,5M. sebagai pembanding rata rata pertumbuhan premi bruto di indonesia adalah sebesar18,5%. Pertumbuhan premi bruto juga lebih besar dari pertumbuhan klaim bruto.
  4. Rasio klaim bruto terhadap premi bruto pada tahun 2014 sebesar 85,9%, tahun 2015 sebesar 42,2% dan tahun 2016 sebesar 29,4%. 
  5. Rasio solvabilitas atau risk based capital rasio pada tahun 2016 sebesar 309% turun dibandingkan tahun 2015 yaitu 422% dan tahun 2014 sebesar 463,7%. Sedangkan per maret 2017 RBC adalah sebesar 282%. Artinya RBC terus menurun dari tahun ketahun walaupun masih di atas RBC yang ditetapkan pemerintah sebesar 120%.




PENDAPATAN 


ASURANSI DAN REASURANSI2016%2015%2014
milyarmilyarmilyar
1. PREMI BRUTO171,2182,50%60,642,60%42,5
2. PREMI REASURANSI104,1580,40%15,3139%6,4
3. KLAIM BRUTO50,396,50%25,6-30%36,6
4. KLAIM REASURANSI21,21225%1,677,80%0,9
PENDAPATAN3878,40%21,35225%0,4
klaim bruto/premi bruto0,290,420,86
klaim reasuransi/premi reasuransi0,200,100,14
premi bruto/premi reasuransi1,643,966,64
klaim reasuransi/klaim bruto0,420,060,02


Jika kita cek data diatas perbandingan antara premi reasuransi dengan premi bruto adalah sebesar 104,1 / 171,2 m = 61%. Artinya 61% pendapatan premi digunakan untuk membeli premi reasuransi. Perbandingan antara klaim reasuransi dengan klaim bruto adalah 42% artinya 42% dari total kalim dibayar oleh perusahaan reasuransi. 

Menurut hemat saya, penerimaan klaim reasuransi masih rendah karena dengan membeli premi reasuransi sebesar 60% dari premi bruto hanya mendapatkan klaim reasuransi sebesar 42% dari total klaim bruto. Ini logika saya ya. Kalau bisa sih klaim reasuransi bisa di atas 50% dari klaim bruto.


PANDANGAN MASA DEPAN

MTWI akan melakukan IPO dengan harga penawaran 100 sehingga akan diperoleh dana segar sebesar 31M. Perusahaan sendiri berencana menggunakan dana tersebut sebagai dana investasi. 

Jika kita lihat Tahun 2016, Jumlah dana yang diinvestasikan adalah sebesar 114,2M dengan pendapatan dari investasi sebesar 9,03M atau sebesar 8% dari total dana yang diinvestasikan. 

Dengan perolehan dana IPO sebesar 31M maka tambahan pendapatan per tahun adalah sebesar 31M x 8% = 2,48M. Karena IPO di Q3 2017 maka tambahan penghasilan di akhir 2017 adalah 2,48 / 4 = 0,62M.

Tahun 2016, total kerugian adalah sebesar 5,5 M atau naik 22,5% dibanding kerugian di tahun 2015 sebesar 7,1M. Nah, pada Q1 2017, kerugian perusahaan adalah sebesar 3,7M atau turun sebesar 95% dibanding kerugian pada Q1 2016 sebesar 1,9M.

Jika kita melihat dari pendapatan Underwritting Q1 2017 sebesar 15M atau 60M kalau disetahunkan maka kemungkinan tahun 2017 akan sama dengan tahun 2016 dimana tahun 2016 perusahaan memperoleh pendapatan underwritting sebesar 61,5 M. kemungkinan rugi sampai akhir tahun 2017 adalah sebesar 5,5M.

Mungkin hanya ini yang bisa ditulis, lebih dan kurang mohon dimaafkan.

No comments: