PT Langgeng Makmur Industri Tbk (saham LMPI)

PT Langgeng Makmur Industri Tbk





SEJARAH

LMPI didirikan pada tahun 1976 dengan memproduksi peralatan rumah tangga dari plastik. Pada tahun 1980, memproduksi peralatan dapur dari aluminium. Kemudian tahun 1987 memproduksi pipa PVC dan tahun 1988 memproduksi karung plastik. Pada tahun 1996, LMPI juga mulai mengembangkan alat masak aluminium dengan lapisan anti lengket.

LMPI sendiri pada awalnya bernama PT Langgeng Jaya plastic Industry Ltd. Pada tahun 1976 berubaha nama menjadi PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd. Kemudian pada tahun 1997 berubah nama lagi menjadi PT Langgeng Makmur Industri Tbk.

Berdasarkan anggaran perusahaan memiliki ruang lingkup kegiatan dalam bidang industri perabotan rumah tangga yang terbuat dari plastik dan aluminium, alat masak anti lengket, karung plastik, piva PVC dan produk lain yang terkait.


DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Komisaris Utama : Hendro Budianto
Komisaris Independen : Bing Hartono Poernomosidi

Direktur Utama: Hidayat Alim
Direktur Independen : Kosasih Koenawan
Direktur : Pangestu Alim
Direktur : Irawan Alim


PEMEGANG SAHAM

  1. PT langgeng Bahagia sebesar 179.313.291 (17,78%)
  2. BPPN S/A 8006450047 sebesar 57.901.002 (5,741%)
  3. Hidayat Alim sebesar 361.712.589 (35,866%)
  4. Pangestu Alim sebesar 337.630.434 (33,478%)
  5. Publik dibawah 5% sebesar 71.960.353 (7,135%)


SEJARAH PENCATATAN SAHAM

  1. Saham perdana @3.000 sebesar 18.000.000 tanggal 17 Oktober 1994
  2. Saham pendiri sebesar 41.000.000 tanggal 17 Oktober 1994
  3. Saham bonus sebesar 35.400.000 tanggal 18 Juli 1997
  4. Stock split sebesar 94.400.000 tanggal 21 Juli 1997
  5. Deviden saham sebesar 26.432.000 tanggal 10 November 1997
  6. Saham bonus sebesar 43.046.400 tanggal 20 Desember 2000
  7. Konversi Obligasi I sebesar 88.066.495 tanggal 25 September 2001
  8. Konversi Obligasi II sebesar 97.361.291 tanggal 2 Januari 2003
  9. Konversi Obligasi III sebesar 84.768.494 tanggal 7 Januari 2005
  10. Konversi Obligasi IV sebesar 480.042.989 tanggal 8 Agustus 2005




PRODUK

Secara umum produk LMPI dikatagorikan menjadi 5 macam yaitu:
  1. Peralatan dapur dari aluminium, merk Global Eagle, kapasitas 6.500 ton per tahun
  2. Peralatan rumah tangga dari plastik, merk Global Eagle, kapasitas 35.000 ton per tahun
  3. Peralatan masak aluminium dengan lapisan anti lengket, merk Makcook, kapasitas 6.500 ton per tahun
  4. Pipa PVC, Fitting dan profil, merk Langgeng, kapasitas 53.000 ton per tahun
  5. Karung plastik, merk Global Eagle, kapasitas 3.750 ton per tahun


PABRIK

Memiliki 3 pabrik
  1. Unit 1 di Waru, Sidoarjo dengan luas 8 hektar
  2. Unit 2 di Trosobo, Sidoarjo dengan luas 5,5 hektar
  3. Unit 3 di Tanggerang, Banten dengan luas 4,9 hektar


PENDAPATAN

Pendapatan tahun 2016, total sebesar 411.93 M terdiri dari :
  1. Alat masak aluminium sebesar 201,39 M
  2. Pipa PVC, Fitting, talang air sebesar 143,81 M
  3. Perabotan rumah tangga plastik sebesar 53,82 M
  4. Alat masak aluminium anti lengket sebesar 6,69 M
  5. karung plastik sebesar 6,22 M

Pendapatan Q2 2017, total sebesar 195,32 M terdiri dari :
  1. Alat masak aluminium sebesar 99,97 M
  2. Pipa PVC, Fitting, talang air sebesar 61,8 M
  3. Perabotan rumah tangga plastik sebesar 30,4 M
  4. Alat masak aluminium anti lengket sebesar 2,61 M
  5. karung plastik 0,54 M


LOGIKAMOLOGI LMPI



Dalam setiap laporan keuangan LMPI tidak pernah menyajikan jumlah produksi dalam setahun tetapi hanya menyajikan pendapatan per tahun. Nah, untuk menghitung berapa perbandingan produksi terhadap kapasitas kita pakai cara agak kasar ya tapi bedanya ngga terlalu jauh lah.


A. Pipa PVC, Fitting dan talang air

LMPI memiliki kapasitas produksi pipa PVC sebesar 53.000 ton per tahun. Berapa sebenarnya produksinya? 

Harga pipa 1" dengan panjang 4m dipasaran adalah sekitar 39.300. Jika dikurangi keuntungan agen sebesar 15% maka harga dasarnya dari pabrik adalah sebesar 33.400 per batang. Pipa PVC 1" biasanya memiliki ketebalan 2mm dan berat 0,32 lb/ft. (1lb/ft=1,49 kg/m). Berarti berat pipa 1" adalah 0,48 kg/m. Harga pipa per 4 meter adalah 33.400 berarti harga per meter 8.350 per meter. Berarti harga per kilogram adalah 0,48 kg/m x 8.350 = 4.000 per kg.

Jika produksi PVC dimaksimalkan berarti pendapatannya adalah 53.000.000 kg x 4.000 = 212M

Dengan pendapatan pipa PVC tahun 2016 sebesar 143,8M berarti produksinya adalah sebesar 35.950 ton atau 67,8% dari kapasitas total.

Pada Q2 2017 pendapatan PVC sebesar 61,8M berarti produksinya sebesar 15.450 ton. Jika disetahunkan menjadi 30.900 ton atau menurun jauh dari produksi tahun 2016.


B. Produk aluminium dengan lapisan anti lengket

Tahun 2016 KICI memproduksi Peralatan rumah tangga dengan lapisan enamel sebesar 843 ton dengan pendapatan sebesar 60,76M. Berarti harga perton adalah sebesar 72.000.000 per ton. 

LMPI memiliki kapasitas produk aluminium dengan lapisan anti lengket sebesar 6.500 ton. Jika produksi dan penjualan dimaksimalkan maka pendapatan akan menjadi 468 M.

Tahun 2016 pendapatan dari produk aluminium dengan lapisan anti lengket adalah sebesar 6,69M berarti jumlah produksinya adalah sebesar 93 ton atau 1,4% dari kapasitas produksi.

Pada Q2 pendapatan dari produk aluminium dengan lapisan anti lengket adalah sebesar 2,61M. Berarti jumlah produksinya adalah sebesar 36,26 ton atau baru 0,56% dari kapasitas.

Sungguh sangat jauh dari kapasitas produksi.




C. Produk aluminium

Tahun 2016, KICI memproduksi kaleng sebesar 950 ton dengan pendapatan sebesar 38,62M. Berarti harga rata rata nya adalah sebesar 40.000.000 per ton.

Dengan kapasitas produksi sebesar 6.500 ton berarti pendapatan total jika produksi di maksimalkan sesuai kapasitas adalah sebesar 6.500 x 40 jt = 260 M

Pendapatan tahun 2016 adalah sebesar 201,39 M berarti produksi 2016 adalah sebesar 5.100 ton atau 78,5% dari kapasitas produksi.

Pada Q2 2017 pendapatan adalah sebesar 99,97 M berarti produksi Q2 2017 adalah sebesar 2.500 ton. Jika disetahunkan berarti 5.000 ton sampai akhir 2017 atau masih dibawah produksi 2016


D. Karung Plastik

Harga rata rata karung plastik dipasaran adalah 20.000 per kg. Dengan asumsi profit penjual adalah sebesar 15% berarti harga dari pabrik adalah sekitar 17.000 per kg atau 17 juta per ton. 

Dengan kapasitas pabrik sebesar 3.750 ton per tahun berarti pendapatan total jika produksi dan penjualan dimaksimal kan sesuai kapasitas adalah sebesar 63,75 M

Pendapatan tahun 2016 untuk karung plastik adalah sebesar 6,22 M berarti produksinya adalah sebesar 365 ton atau 9,7% dari total kapasitas

Pendapatan pada Q2 2017 adalah sebesar 0,54M berarti produksinya adalah sebesar 31,8 ton yang jika disetahunkan akan menjadi 63,6 ton atau 1,7% dari kapasitas produksi. Ini berarti terjadi penurunan yang sangat besar dibandingkan tahun 2016.




E. Perabotan rumah tangga dari plastik

Menurut Lembaga statistik international, Intracen mencatat bahwa harga rata rata produk rumah tangga berbahan dasar plastik dari indonesia adalah sebesar 3.01 EUR per kilogram. dengan asumsi 1 EUR = 15.800 berarti harganya 47.500 per kilo atau 47,5 jt per ton. LMPI memiliki kapasitas 35.000 ton berarti pendapatan total jika produksi dan penjualan dimaksimalkan sesuai kapasitas pabrik adalah sebesar 1.662M.

Pendapatan tahun 2016 adalah sebesar 53,82 M berarti produksinya adalah sebesar 1.133 ton atau sebesar 3,2% dari kapasitas.

Pada Q2 2017 pendapatan sebesar 30,4M berarti produksinya adalah sebesar 640 ton yang jika disetahunkan menjadi 1.280 ton atau meningkat dari tahun 2016

Perlu diketahui juga bahwa harga bahan baku plastik adalah sebesar 1.200 usd per ton atau sekitar 16,2 juta per ton.

Dari logikamologi diatas dapat dicek bahwa:
  1. Pipa PVC, fitting dan talang air memiliki kapasitas produksi 53.000 ton per tahun dan terpakai baru sebesar 67,8%
  2. Produk aluminium dengan lapisan anti lengket memiliki kapasitas produksi 6.500 ton per tahun dan baru terpakai sebesar 1,4%
  3. Produk aluminium memiliki kapasitas produksi 6.500 ton per tahun dan baru terpakai sebesar 78,5%
  4. Karung plastik memiliki kapasitas produksi sebesar 3.750 ton dan baru terpakai sebesar 9,7%
  5. Peralatan rumah tangga dari plastik memiliki kapasitas produksi sebesar 35.000 ton dan baru terpakai sebesar 3,2%

Jika produksi dan penjualan dimaksimalkan sampai batas kapasitas produksi maka pendapatan LMPI akan menjadi 2.665M dengan asumsi NPM 10% maka laba nya adalah 266,5M dan EPS sebesar 266 per lembar. Bandingkan dengan pendapatan pada Q2 2017 yang hanya sebesar 195,32 M dengan asumsi NPM 10% maka labanya 19,5M dan EPS sebesar 19 per lembar.

Untuk meningkatkan pendapatan dikemudian hari, LMPI harus menggenjot penjualan terutama produk aluminium dengan lapisan anti karat dan peralatan rumah tangga dari plastik. Karena produk ini memiliki kapasitas yang besar dan margin yang baik sehingga meningkatkan laba perusahaan.

Mungkin untuk meningkatkan kinerja fokus utamanya memang dari pemasaran terutama berusaha meningkatkan ekspor. Untuk kapasitas sendiri masih besar dan tidak perlu ada penambahan kapasitas dalam waktu dekat.

Mungkin hanya ini yang dapat ditulis, lebih atau kurang mohon dimaafkan.








No comments: