OKAS di INDOTAN LOMBOK BARAT BANGKIT (saham OKAS)

LOGIKAMOLOGI TAMBANG EMAS LOMBOK BARAT



PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) telah menandatangi perjanjian dengan Southem Arc Minerals Inc untuk mengakuisisi 100% kepemilikan pada Indotan Lombok Pte Ltd yang memiliki 90% saham pada PT Indotan Lombok Barat Bangkit.

Siapa PT Indotan Lombok Barat Bangkit?

PT Indotan Lombok Barat Bangkit dimiliki oleh Indotan Lombok Pte Ltd sebesar 90% dan Pemerintah kabupaten lombok barat sebesar 10% Yang memiliki IUP eksplorasi tambang emas di lombok barat dengan luas 10.088 Ha (24.928 hektar).

Pada awalnya, tahun 1986, PT Newmont Nusa Tenggara melakukan survey di lokasi Sekotong tapi berdasarkan pertimbangan ternyata kandungan emas di Sekotong tidak ekonomis untuk di tambang oleh NNT. 

Tahun 2004, survey dilanjutkan oleh Indotan dan menemukan prospek emas di daerah sekotong barat. PT Indotan sendiri memiliki 3 prospek lokasi tambang yaitu di Pelangan, Mecanggah dan Selodong.

Tahun 2013, Berdasarkan data ekplorasi, diperoleh estimasi sumberdaya tereka sebesar 1,49 juta ons emas (42,24 ton) dengan rata rata kandungan 2,69 gram per ton, 1,82 juta ons perak (80 ton) dan 397,3 juta pon tembaga (180.215 ton) serta 3 deposit emas epitermal di Raja, Bising dan Tibu Serai yang diperkirakan mengandung 11.783 juta ton emas dengan rata rata kandungan 1,5 gram per ton.

Sejak tahun 2014, Perusahaan sudah mengajukan perubahan IUP eksplorasi menjadi Ijin Ekploitasi sehingga menjamin kepemilikan lahan selama 20 tahun dan segera bisa memulai proses produksi. Tapi sampai Desember 2016 (batas terakhir perpanjangan pengajuan ijin), perusahaan masih melakukan studi kelayakan dan studi dampak lingkungan sehingga perusahaan kembali mengajukan perpanjangan ijin perubahan IUP ekplorasi menjadi Ijin eksploitasi sampai Januari 2018.

Jadi jika tidak ada kendala maka kemungkinan tahun 2018 Indotan Lombok Barat sudah bisa berproduksi. 



Perlu diketahui juga bahwa pada tahun 2014, Southem Arc Minerals Inc mengadakan kerjasama dengan PT Genesis Sumber Energi untuk menyelesaikan studi dampak lingkungan dan studi kelayakan serta membangun pabrik pengolahan skala kecil. PT Genesis Sumber Energi juga harus menyelesaikan proses pengajuan perubahan ijin eksplorasi menjadi ijin ekploitasi. Dan jika semua sudah dilakukan maka PT Genesis Sumber Energi berhak mendapatkan 25% kepemilikan saham pada tambang emas tersebut. Nah, saya blom tau nih bagaimana kelanjutannya PT Genesis Sumber Energi jika tambang emas sudah menjadi milik OKAS.

Mungkin hanya ini yang bisa ditulis, lebih dan kurang mohon dimaafkan.





No comments: