Rumor saham CPRO

PT Central proteina prima tbk. Rajanya pakan ikan




Kenapa raja pakan ikan?


Konsumsi pakan ikan dan udang darat di indonesia mencapai 1,3 juta ton per tahun dan diperkirakan akan terus meningkat setiap tahun. Dari jumlah itu 900.000 ton nya (70%) adalah pakan ikan dan sisanya sebanyak 400.000 ton (30%) adalah pakan udang. Saat ini di indonesia terdapat kurang lebih 22 pabrik pakan ikan dan udang.



 Tahun 2016, CPRO memproduksi 595.000 ton pakan ikan dan udang. Dengan produksi sebesar itu CPRO menguasai 54,7% pasar pakan ikan dan 37,5% pakan udang.



 Apa menariknya CPRO? Mari kita cari tau. 



Berdasarkan anggaran dasarnya, CPRO adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambakan udang terpadu, produksi dan perdagangan pakan ikan dan udang. CPRO memiliki lokasi tambak udang di lampung dan beberapa pabrik pakan yang berlokasi di surabaya, medan, sidoarjo, cikampek dan lampung.




 ANAK USAHA



 1. PT central pertiwi bahari (99,37%) berlokasi di tulang bawang, yang bergerak dalam bidang industri pertambakan udang terpadu. Pada oktober 2016, perusahaan menghentikan pertambakan udang terpadu sehingga sekarang menjadi usaha pembekuan dan perdagangan udang, produksi dan perdagangan pakan serta pembibitan udang.



 2. PT central pangan pertiwi (99,99%) berlokasi di karawang, yang bergerak dalam bidang pertambakan, produksi dan perdagangan pakan serta bibit ikan.



 3. PT central windu sejati (99,99%) Berlokasi di sidoarjo, yang bergerak dalam bidang pemrosesan, pembekuan dan perdagangan udang beku. Memiliki beberapa anak usaha antara lain: PT andalas windu murni (tidak beroperasi), PT windu sejati pertiwi (tidak beroperasi), PT citra windu pertala (tidak beroperasi) dan PT surya windu pertiwi kepemilikan 99,99%, berlokasi di langkat serta bergerak dalam bidang pembibitan udang.



 4. PT marindo lab pratama (90%)

Berlokasi di serang, bergerak dibidang obat obatan untuk udang dan ikan


 5. Blue ocean resources pte.Ltd (100%) Berlokasi di singapur, merupakan perusahaan investasi dan usaha perdagangan



 6. PT central bali bahari (99%) Berlokasi di lampung selatan, yang bergerak dalam bidang pembibitan udang serta industri pembekuan udang dan makanan ternak.



 7. CPP intertrade pte ltd (100%) Berlokasi di singapur dan merupakan perusahaan investasi.



 8. CP prima aquaculture (99%) Berlokasi di india, bergerak dibidang produksi dan usaha perdagangan produk aquaculture. 



PRODUK



CPRO memiliki banyak sekali produk yang sudah sangat dikenal pasar, antara lain :



 1. Makanan meliputi: Fiesta seafood, champ seafood, shifudo, frosh



 2. Pet food meliputi: takari, osaka, sakura, sankoi, CP koi, super save, breeder pro, pakan koi, sakura koi, farm pro



 3. Fish feed meliputi: hi pro vite 784, turbo t89, turbo t78, hi pro life 788 & 789, turbo t 79, all feed, bintang 885, CP 189, super carp s99



 4. Probiotic & aquaculture chemical terdiri dari dua bagian yaitu: fish probiotic meliputi mina bacto, mina pro, mina ps dan shrimp probiotic & aquaculture chemical meliputi: super PS, mina bacto, bio solution, bi klin, super NB, super vamei, vanna pro 




PANDANGAN MASA DEPAN




Pada kuartal 1 tahun 2017 pendapatan CPRO adalah sebagai berikut :
1. Pakan sebesar 1.159 M (73,7%)
2. Produk udang sebesar 276 M (17,6%)
3. Benur sebesar 57 M (3,6%)
4. Lain - lain sebesar 79 M (5,1%)


Semenjak tutupnya tambak udang di lampung, pendapatan yang paling menarik perhatian adalah pakan. baik itu pakan udang maupun pakan ikan yang keduanya memiliki porsi pendapatan sebesar 73,7%.



Cek.



Anak usaha CPRO yaitu PT central pangan pertiwi mengoperasikan tiga pabrik pakan ikan yaitu:

  1. Medan kapasitas 144.000 ton per tahun
  2. Cikampek kapasitas 216.000 ton per tahun
  3. Sidoarjo kapasitas 133.000 ton per tahun

Total kapasitas pabrik pakan ikan 493.000 ton per tahun



Anak usaha CPRO yang lain yaitu PT central pertiwi bahari juga mengoperasikan tiga pabrik pakan udang yaitu :

  1. Lampung kapasitas 132.000 ton per tahun
  2. Surabaya kapasitas 74.000 ton per tahun
  3. Medan kapasitas 29.000 ton per tahun
Total kapasitas pabrik pakan udang 235.000 ton per tahun


Tahun 2016 CPRO memproduksi pakan sebanyak 595.000 ton terdiri dari 425.000 ton pakan ikan dan 170.000 ton pakan udang.



Tahun 2017 CPRO menargetkan produksi sebesar 640.000 ton yang terdiri dari 490.000 ton pakan ikan dan 150.000 ton pakan udang.



Dari target tersebut dapat dilihat sisa kapasitas pabrik yaitu untuk pakan ikan sisa kapasitas pabrik sebesar 3000 ton per tahun dan untuk pakan udang tersisa 85.000 ton. Dengan asumsi harga pakan ikan sebesar 8000 per kilogram dan pakan udang sebesar 16.000 per kilogram maka kemungkinan pendapatan pakan CPRO di akhir 2017 adalah sebesar 6.320M.



Dari sini sudah terlihat jelas bahwa trend produksi dan penjualan pakan ikan meningkat sedangkan untuk pakan udang menurun. Untuk mengimbangi turunnya pendapatan dari pakan udang, sudah pasti yang akan dilakukan adalah meningkatkan produksi pakan ikan. Nah, dengan kapasitas pabrik pakan ikan yang sudah habis sudah barang tentu hal yang akan dilakukan adalah dengan membangun pabrik baru.



Berapa kira kira kapasitas pabrik baru? Dimana lokasinya? Berapa lama pembangunannya? Berapa anggarannya? Kira kira dari mana uangnya?



Dengan ilmu kira kira, mari kita cek. 



Kemungkinan lokasi pabrik perkiraan saya akan ada di jawa tengah, karena jawa merupakan pembeli pakan terbesar dimana dijawa barat sudah ada pabrik, jawa timur sudah ada pabrik dan tinggal jawa tengah yang belum.



Kapasitas kemungkinan adalah sebesar 2x6 ton per jam (105.000 ton per tahun). Hal ini dapat dilihat dari CPRO yg menargetkan pertumbuhan produksi sebesar 10% pertahun atau sebesar 50.000 ton per tahun. Nah jika pembangunan satu pabrik membutuhkan waktu 2 tahun maka kapasitas pabrik haruslah sebesar 50.000ton x 2 = 100.000 ton. Maka didapatlah pabrik kapasitas 6 ton per jam sebanyak 2 lini. Jika memang benar pabrik ini dibangun maka akan ada tambahan pendapatan sebesar 800M saat beroperasi



Untuk anggaran sendiri dengan kapasitas 2x6 ton perjam dibutuhkan anggaran sebesar 160 - 200M. Nah kalau melihat dari sisi keuangan CPRO dengan utang yg menggunung, dimana liabilitas per maret 2017 sebesar 7.131M dan ekuitas 67M maka DER = 106x rasanya sangat berat untuk mencari utangan baru. Kemudian, kas per maret 2017 adalah sebesar 127 M dan ini pun mungkin dicadangkan untuk operasional perusahaan. jadi tidak mungkin untuk membangun pabrik baru per dua tahun.



Nah menurut penulis opsi yang paling tepat adalah dengan IPO anak usaha. Kalau opsi ini dilakukan maka kemungkinan besar yang di IPO kan adalah PT central pangan pertiwi sebagai produsen pakan ikan.

Kita tunggu aja ya kelanjutannya dari pihak CPRO.


Ngga ada salahnya kalau harga nego CPRO mulai dilirik lirik. Siapa tau aja dapat harga murah.



Sekian prediksi saya, kurang atau lebih mohon dimaafkan

Salam gorengan.

No comments: